286Kutipan Jepang 名言
春はあけぼの
はるはあけぼのHaru wa akebono
“Di musim semi: fajar.”
Makna
Tiap musim punya jam terindahnya: fajar di musim semi, malam di musim panas, senja di musim gugur, pagi buta di musim dingin. Seni hidup bermula dari tahu kapan memandang.
Asal-usul
Pembuka ”Buku Bantal” (Makura no sōshi) karya Sei Shōnagon (sekitar tahun 1000), salah satu pembuka paling termasyhur dalam sastra Jepang.
Aksara
- 春 harumusim semi
- は wapenanda topik
- あけぼの
はPartikelMenandai topik: hal yang dibicarakan kalimat — ”adapun …”.
Dalam praktik
Temukan jam terindah harimu sendiri — dan hadirlah di dalamnya.
Tema
Peribahasa serupa
- 167 春の海ひねもすのたりのたりかな Laut musim semi — sepanjang hari beralun, beralun perlahan.
- 215 行く春や鳥啼き魚の目は泪 Musim semi berlalu — burung-burung menjerit, ada air mata di mata ikan-ikan.
- 232 春や昔十五万石の城下かな Musim semi — dahulu kota megah di kaki benteng, seratus lima puluh ribu koku.
- 101 月に叢雲、花に風 Di atas bulan, awan; di atas bunga, angin.
- 106 秋の日は釣瓶落とし Matahari musim gugur jatuh seperti timba ke dalam sumur.