111Kutipan Jepang 名言
花は盛りに、月は隈なきをのみ見るものかは
はなはさかりに、つきはくまなきをのみみるものかはHana wa sakari ni, tsuki wa kumanaki o nomi miru mono ka wa
“Haruskah bunga dipandang hanya saat mekar penuh, bulan hanya saat tak berawan?”
Makna
Keindahan tak hanya dalam kesempurnaan: kuncup yang menjanjikan, bunga yang gugur, bulan yang tertudung punya anggunnya sendiri. Mencintai juga yang belum rampung meluaskan dunia tanpa batas.
Asal-usul
Bagian termasyhur dari ”Jam-Jam Senggang” (Tsurezuregusa, abad ke-14) karya Yoshida Kenkō.
Aksara
- 花 hanabunga
- は wapenanda topik
- 盛り sakarimekar penuh
- に
- 、
- 月
- は
- 隈なき
- を
- のみ
- 見る
- もの
- かは
はPartikelMenandai topik: hal yang dibicarakan kalimat — ”adapun …”.
Dalam praktik
Temukan keindahan pada sesuatu yang tak sempurna, baru mulai, atau hampir usai.