KANAE

Belajar

45 entri

  1. 003 Perjalanan seribu mil dimulai dari satu langkah.
  2. 012 Kegagalan adalah sumber keberhasilan.
  3. 013 Karena mencintai sesuatu, orang menjadi mahir padanya.
  4. 014 Lebih baik membiasakan tangan daripada belajar dari pelajaran.
  5. 015 Jangan pernah lupakan semangat pemula.
  6. 016 Menghangatkan yang lama untuk mengenal yang baru.
  7. 017 Katak di dasar sumur tak mengenal samudra luas.
  8. 018 Mendengar seratus kali tak sebanding melihat sekali.
  9. 019 Bukti lebih berharga daripada perdebatan.
  10. 037 Siapa menyentuh warna merah akan menjadi merah.
  11. 043 Kaki kandil tinggal dalam gelap.
  12. 047 Sebuah keahlian selalu berguna pada akhirnya.
  13. 054 Anak yang kausayangi, lepaslah ia bepergian.
  14. 060 Obat mujarab pahit di mulut.
  15. 088 Bertanya itu malu sesaat, tak bertanya itu malu seumur hidup.
  16. 089 Amatilah kelakuan orang lain, lalu perbaiki kelakuanmu.
  17. 093 Lebih dari tempurung kura-kura, pengalaman bertahun-tahun.
  18. 094 Dipikul di punggung, si anak menunjukkan arungan.
  19. 095 Gagang alu dari masa lalu.
  20. 103 Tak selalu ada ikan di bawah pohon willow.
  21. 110 Salju adalah surat yang dikirim dari langit.
  22. 126 Selembar daun gugur, dan orang tahu musim gugur tiba atas dunia.
  23. 129 Canggung, tetapi penuh gairah.
  24. 131 Saling memahat dan saling mengasah.
  25. 150 Mendengar satu, memahami sepuluh.
  26. 151 Tak ada jalan raja menuju ilmu.
  27. 152 Giok yang tak diasah tak akan berkilau.
  28. 155 Susah payah masa muda — belilah kalau perlu.
  29. 170 Lewat kerongkongan, panasnya terlupakan.
  30. 179 Kesalahan sejati ialah tak memperbaiki kesalahan.
  31. 190 Kalau mendorong tak berhasil, coba menarik.
  32. 235 Menjawab saat sebagaimana ia datang.
  33. 249 Tombak dan perisai.
  34. 250 Tiga di pagi hari, empat di sore hari.
  35. 252 Pena dan pedang, dua-duanya jalan.
  36. 260 Air di papan tegak.
  37. 272 Belajar kaligrafi di usia enam puluh.
  38. 280 Membaca, menulis, berhitung.
  39. 283 Belajar tanpa berpikir hanya menuntun ke gelap.
  40. 285 Jangan pandang remeh sejengkal waktu.
  41. 288 Untuk perkara kecil pun, seorang penunjuk jalan itu diinginkan.
  42. 290 Puisi Jepang berbenih hati manusia, dan darinya tumbuh berlaksa helai daun kata.
  43. 297 Yang dirahasiakan menjadi bunga.
  44. 298 Langit tak menciptakan manusia di atas manusia, tidak pula manusia di bawah manusia.
  45. 300 Jangan lupakan bunga masa awalmu.